NEWSLETTER

5 Akibat Perang Padri di Minangkabau Sumatera Barat

Sawal Walker, 5 akibat perang padri di Minangkabau Sumatera Barat – Tahukah anda akibat perang padri?, Jika anda belum mengetahui nya anda tepat sekali mengunjungi artikel ini. Karena pada kesempatan kali ini, kami akan mengulas tentang apa saja akibat perang padri, yang terjadi di Minangkabau Sumatera Barat. Dimana diketahui, ada beberapa akibat perang padri bagi bangsa Indonesia. Oleh karena itu, marilah simak penjelasan mengenai apa akibat perang padri di sumatera barat secara lengkap yang ada dibawah berikut ini.

akibat perang padri
perang padri

Akibat Perang Padri Bagi Indonesia Yang Terjadi di Sumatera Barat

Perang Padri adalah salah satu bentuk perjuangan rakyat Indonesia dalam melawan penjajahan Belanda. Perang Padri menjadi bukti bahwa bangsa Sumatera Barat memiliki semangat dan daya juang yang tak bisa disepelekan. Meskipun pada awalnya konflik ini merupakan konflik horizontal yang berkaitan dengan agama dan kepercayaan. Tetapi, pada faktanya perang Padri menjadi salah satu cara bagaimana agama Islam kemudian dapat berkembang luas di Sumatra Barat.

Apapun sebab pastinya dalam sebuah pertempuran selalu saja hampir tak ada dampak positif sebagaimana akibat perang padri. Sebab sebuah pertempuran dan peperangan selalu menyisakan penderitaan dimana-mana. Dibutuhkan waktu yang relatif sangat lama untuk kemudian dapat pulih dan kembali pada kondisi normal.

Baca juga Sejarah Latar Belakang Terjadinya Perang Padri di Sumatera Barat

Pembelajaran dari perang Padri adalah bahwa, jangan sampai kemudian melibatkan pihak lain yang pada kenyataannya akan semakin memperkeruh suasana. Sebagaimana kelompok yang menolak ajaran agama Islam masuk ketanah Sumatra Barat yang kemudian bekerja sama dengan penjajah Belanda. Tetapi, kemudian mereka dikhianati sebab Belanda sendiri memiliki niat jahat. Apa akibat terjadi perang, untuk menggali informasi lebih dalam, berikut 5 akibat terjadinya perang Padri di Sumatera Barat.

1. Tanah Sumatera Barat Jatuh Ke Tangan Penjajah Belanda

Perang Padri berakhir setelah kejalahan pasukan Tuanku Imam Bonjol yang mampu bertahan hingga akhir pertempuran. Kekalahan ini berakibat pada jatuhnya wilayah Sumatera Barat ketangan Belanda. Sebab sejak awal memang Belanda sendiri begitu menginginkan wilayah Sumatera Barat. Pada faktanya sumber kekayaan alam yang melimpah yang dihasilkan oleh wilayah inilah yang menjadi incaran Belanda. Inilah yang juga membuat Belanda mati-matian berperang dalam u tuk bisa menguasai wilayah ini.

Pada dasarnya konflik ini pecah bukan disebabkan oleh Belanda. Konflik ini merupakan konflik antara kaum Padri dan kaum adat sebagai penyebab konflik sara . Dimana persoalan utamanya terletak pada sikap penolakan kaum adat yang menolak ajaran islam masuk kewilayah Sumatera Barat sebagai contoh konflik antar ras . Namun, Belanda tahu betul bagaimana cara memanfaatkan momentum untuk dapat tetap memperoleh keuntungan dalam penyebab konflik agama . Inilah yang kemudian membuat Belanda memberikan bantu kepada kaum adat dalam perlawanannya melawan kaum Padri sebagai bentuk pengendalian sosial .

Belanda yang menjalankan siasat dengan menangkap para pemimpun mereka benar-benar strategi yang brilian. Sebab hal ini membuat rakyat menjadi bingung. Kemudian mau tidak mau meteka menuruti segala perintah dan kemauan Belanda. Termasuk juga dalam kerja Rodi. Perang Padri yang tadinya merupakan perang internal ternyata malah berubah menjadi arena perjuangan dalam mempertahankan wilayah Sumatera Barat dari tangan Belanda.

Baca juga Jalannya Perang Padri Secara Singkat Saat Melawan Belanda

2. Tertangkapnya Tuanku Iman Bonjol

Perang Padri merupakan perang dan penyebab konflik antar suku yang penuh dengan siasat dan strategi terutama dari pihak Belanda. tokoh yang penting dan terkenal dari peperangan ini adalah Tuanku Nan Renceh atau yang biasa disebut dengan panggilan Tuanku imam Bonjol. Beliau juga merupakan tokoh pahlawan yang sudah tidak asing lagi. Serta merupakan salah satu pahlawan nasional bagi perjuangan bangsa Indonesia dalam melawan penjajahan Belanda. Sebagai salah satu pahlawan besar nama dan gambar beliau juga dijadikan sebagai salah satu foto dalam mata uang kita.

akibat perang padri
Tuanku Imam Bonjol

Imam Bonjol adalah seseorang yang sangat merepotkan bagi Belanda, karena beliau merupakan orang yang cerdas dan strategik, sehingga dapat berhasil menghalau serangan Belanda. Sampai-sampai Belanda harus memutar otak kembali untuk bisa menangkap dan menjatuhkan pemimpin Kamu Padri ini sendiri dengan berbagai tipu daya. Belanda menjebab Tuanku Iman Bonjol dengan mengudangnya untuk mengajak berunding. Namun, kemudian ia malah ditangkap dan diasingkan.

Beliau kemudian menjalani masa yang lama dalam pengasingan, dengan kondisi beliau yang saat itu sedang sakit. Ahirnya beliaupun diasingkan ke beberapa wilayah, satu demi satu. Mulai dari, Bukittinggi, kemudian dibawa ke Padang, lalu diasingkak kembali ke Cianjur, setelah itu ke Ambon, dan terakhir dipindahkan kembali ke Manado. Di sana lah beliau beristirahat dengan tenang akibat penyakit jantung.

3. Benteng Bonjol Dikuasai Belanda

Pasca meninggalnya panutan bagi para pejuang Sumatera Barat yakni Tuanku Imam Bonjol justru memberika motivasi bagi mereka untuk berjuang lebih keras. Amarah dan rasa dendam meliputi para pasukan yang mengibar semangat mereka dalam menghadapi tentara Belanda. Disisi lain setelah menyingkirkan fokoh paling berpengarih dalam perang maka jalan belanda untuk menguasai wilayah sumatera Barat semakin terbuka lebar. Untuk memuluskan hal tersebut maka mereka harus terlebih dahuku menaklukan benteng Bonjol.

Benteng Bonjol sendiri merupakan pertahanan terakhir bagi para pejuang yang tersisa. Kaum Padri mengerahkan kekuatan mereka pada pertempuran di Benteng Bonjol. Dengan semangat besar dan kemarahan yang tidak terhingga karena Belanda telah menghabisi pemimpin mereka, pasukan Padri terus bertempur dengans sengit melawan Belanda. Meski begitu, akhirnya Benteng Bonjol berhasil ditaklukan oleh Belanda dan menjadi satu aste kepemilikan Hindia-Belanda.

4. Rakyat Menderita Dimana-mana

Dengan kekalahan kaum Padri sebagai dampak konflik agama dan wilayah Sumatera Barat jatuh ketangan belanda maka tentunya penderitaan rakyat semakin besar. Sebab Belanda langsung menerapkan sistem kerja paksa. Dimana para rakyat Sumatera Barat dipaksa mengolah lahan pertanian dan hasilnya diperuntukan seluruhnya untuk Belanda. Rakyat dipaksa harus bekerja keras tanpa mendapatkan upah sama sekali. Kondisi ini tentunya sangat berat dimana rakyat harus sangat menderita dengan segala kebijakan Belanda yang hanya menguntungkan mereka sendiri sebagai penyebab pelanggaran ham vertikal .

5. Pembangunan Monumen Padri

Pemerintah Belanda tidak bisa melupakan pertempuran sengit yang pernah dialaminya dalam melawan kaum Padri yang awalnya merupakan penyebab konflik horizontal . Oleh karena itu, untuk menghargai serta mengapresiasi perjuangan kaum Padri dengan semangatnya yang membara, dan juga untuk mengingat kembali memori tentang perjuangan di perang padri ini agar tidak terlupakan, pemerintah Hindia-Belanda membangun sebuah monumen yang dinamakan Monumen Perang Padri. Ini merupakan sebuah bentuk penghargaan untuk mengenang betapa beratnya perjuangan kala itu.

Selain untuk mengingatkan kita akan perang antara kaum padri dan kaum adat dulu, namun juga sebagai pengingat untuk kita tentang momen luar biasa saat kaum adat dan kaum padri yang notabene berbeda pendapat, bersatu padu dan mengkombinasikan kekuatan untuk melawan Belanda. Perang Padri pun akhirnya bisa menginspirasi banyak orang tentang persatuan, entah itu orang pribumi atau pasukan Belanda sekalipun.

Baca juga Penyebab Perang Padri Tahun 1821-1837 di Minangkabau Sumatera Barat

Penutup

Demikian yang dapat Sawal Walker bagikan, tentang 5 akibat perang padri di Minangkabau Sumatera Barat, dimana perang padri menjadi sejarah kelam bagi bangsa Indonesia. Sekian dan terima kasih telah mengunjungi www.sawalwalker.com, semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel pendidikan sejarah berikutnya.

sumber: https://hukamnas.com/akibat-perang-padri

You May Also Like

Sawal Walker

About the Author: Sawal Walker

Ketika Allah memberikanmu nikmat secara finansial, jangan naikkan standar hidupmu, melainkan tingkatkan standarmu dalam berbagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *