Tak Banyak Yang Tahu! Begini Jenjang Jabatan dan Tugas Perawat Sebenarnya

Apa yang anda ketahui tentang perawat? Mungkin beberapa orang pasti mengira bahwa perawat berperan seperti dokter yang bisa mengobati pasien, padahal filosofi tersebut kurang benar.

Bahwa perawat sendiri merupakan sebuah profesi  yang mana melakukan pemberian asuhan keperawatan kepada individu, keluarga dan kelompok baik itu dalam keadaan sehat maupun dalam keadaan sakit.

Jenjang Jabatan dan Tugas Perawat

Dalam peraturan Permenpan RB Nomor 35 Tahun 2019 pun juga sudah disebutkan bahwa  profesi perawat memiliki jenjang jabatan fungsional sendiri yang memiliki ruang lingkup, wewenang serta tanggung jawab utama terhadap pasien.  

Jika mengulik lebih mendalam, memang jenjang ini diperuntukkan pada pegawai negri sipil (PNS) namun bisa diterapkan di setiap fasilitas kesehatan agar seluruh perawat yang bekerja disana dapat melakukan tugasnya dengan baik serta terlindungi berdasarkan undang-undang tersebut.

Jenjang Jabatan dan Tugas Perawat

Jenjang Jabatan Perawat

Pada dasarnya, jenjang jabatan fungsional perawat, terdiri dari dua kategori yakni,

a. Jenjang jabatan fungsional dari perawat kategori keterampilan terdiri dari

  1. perawat terampil
  2. Perawat mahir
  3. perawat penyelia

b.  jenjang jabatan fungsional perawat kategori keahlian terdiri dari

  1. perawat  ahli pertama
  2. perawat ahli muda
  3. perawat ahli madya
  4. perawat ahli utama

Nah, di setiap butir jabatan fungsional, terdapat butir-butir kegiatan yang bisa dilakukan oleh seorang perawat. Ketika sudah terpenuhi target dari tugasnya, maka perawat bolehmengajukan nilai bernama DUPAK untuk bisa naik ke jenjang jabatan lebih tinggi.

Kalo dijelaskan panjang lebar memang cukup rumit, belum lagi anda perlu mengenal istilah angka kredit, PAK hingga log book.

Lantas, apa sebenarnya tugas perawat bila diringkas dari jenjang jabatan fungsional tadi? Tentunya berbeda-beda, semua tergantung dimana instansi tempat seorang perawat bekerja. Bahkan bisa juga terlibat atau masuk ke dalam tingkatan manajerial.

Sebagai contoh, berikut beberapa tugas perawat secara umum di rumah sakit dan di puskesmas.

Baca juga 3 Contoh Pidato Tentang Virus Corona atau Covid-19

Tugas Perawat Fungsional di Rumah Sakit

  1. Perawat memberikan asuhan keperawatan langsung untuk meningkatkan kesehatan , penyembuhan penyakit, pencegahan penyakit dan pemulihan terhadap kesehatan pasien
  2. Berdasarkan tingkat ketergantungan  klien  maka seorang perawat memiliki tugas untuk dapat menetapkan jenis intervensi keperawatan
  3. Pada pembuatan laporan kasus klien seorang perawat bertugas untuk mengumpulkan data kuantitatif
  4. Melakukan penyusunan laporan pelaksanaan tugas yang ada dan program bidang keperawatan
  5. Perawat melakukan penyimpanan terhadap perumusan kebijakan teknis koordinasi, penyelenggaraan tugas pembinaan dan pelaksanaan keperawatan
  6. Melakukan inventarisasi terhadap permasalahan yang berhubungan dengan adanya pelaksanaan tugas dan program kerja di bidang keperawatan
  7. Perawat mempelajari kesehatan klien tentang kebutuhan dasar mereka
  8. Perawat melakukan evaluasi terhadap capaian edukasi kesehatan dan rencana tindak lanjut

Sementara, untuk tugas seorang perawat di puskesmas sedikit berbeda dengan fasilitas kesehatan lain karena merujuk pada fungsi utama sebagai UKM (Upaya Kesehatan Masyarakat) dimana cakupanya sangat luas.

Tugas Perawat Fungsional di Puskesmas

  1. Melakukan pengkajian dalam dunia keperawatan berdasarkan pada setiap individu yang terlibat di dalamnya
  2. Membuat sebuah media guna meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat pada masing – masing individu dalam rangka upaya promotif
  3. Mengajarkan berbagai perilaku hidup bersih dan sehat kepada seluruh individu di puskesmas, baik pendatang maupun pekerja
  4. Memantau seluruh perkembangan dari pasien sesuai kondisi kesehatan atau melakukan pemeriksaan secara fisik kepada pasien
  5. Memfasilitasi penggunaan berbagai alat pelindung fisik dan pengaman kepada seluruh pasien guna mencegah terjadinya cidera setiap individu dalam upaya preventif
  6. Memfasilitasi adanya penggunaan alat pelindung diri kepada kelompok untuk melakukan upaya preventif
  7. Memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pasien di puskesmas mulai dari datang hingga pasien pulang
  8. Melakukan berbagai fasilitasi pasien dalam rangka memenuhi kebutuhan eliminasi yang dilaksanakan di puskesmas
  9. Mempertahankan suhu tubuh dari setiap pasien di puskesmas pada saat sedang melakukan tindakan dengan memasang warming blanket
  10. Melakukan komunikasi yang baik kepada setiap pasien yang berada di puskesmas serta melakukan pendampingan
  11. Melaksanakan berbagai penanggulangan guna mencegah adanya wabah atau penyakit tertentu yang sedang melanda daerah sekitar
  12. Memberikan dukungan sepenuhnya dalam mengurus seluruh proses kehilangan, kematian dan kedukaan
  13. Memberi fasilitas terbaik dalam hal suasana lingkungan agar tetap aman dan tenang, baik untuk pasien maupun seluruh pengunjung puskesmas.

Baca juga : Tugas Perawat

Demikianlah pembahasan singkat mengenai jenjang jabatan dan tugas perawat yang belum banyak diketahui oleh masyarakat. Oh ya, bagi anda yang mungkin masih penasaran,  silahkan pelajari setiap hal yang berhubungan dengan ilmu keperawatan melalui situs denyirwanto.com.

Kenapa situs ini direkomendasikan? Bukan tanpa alasan, bahwa pemiliknya sendiri telah memiliki pengalaman bekerja di fasilitas kesehatan khususnya  rumah sakit dan puskesmas, sehingga semua informasi yang ada disana tidak hanya mengulas teori saja melainkan juga praktek keperawatan secara langsung yang dialami oleh penulis.

Leave a Comment