NEWSLETTER

Jumlah Korban Perang Sampit, Konflik Suku Dayak vs Madura

Sawal Walker, Jumlah Korban Perang Sampit, Konflik Suku Dayak vs Madura – Tahukah anda jumlah korban perang Sampit?, Jika anda belum mengetahui nya anda tepat sekali mengunjungi artikel ini. Karena pada kesempatan kali ini, kami akan mengulas tentang jumlah korban perang Sampit, konflik suku Dayak vs Madura di Kaliman Tengah. Oleh karena itu, marilah simak penjelasan mengenai berapa jumlah korban perang Sampit secara lengkap yang ada dibawah berikut ini.

Tak bisa dipungkiri bahwa perang yang terjadi di Sampit antara suku etnis dan suku asli memakan banyak korban. Mulai dari korban harta, benda dan banyak nyawa melayang karena perang Sampit. Semua orang juga pasti tahu bahwa sebuah pertikaian hanya akan menghasilkan kerugian dan sebuah kekecewaan yang sangat mendalam. Maka dari itu semua berharap perang Sampit ini tidak akan pernah terulang lagi untuk kedepannya.

Baca juga Dampak Konflik Sampit, Perang Antar Suku Dayak dan Madura

Dalam pencatatan data terdapat, kurang lebih dari 300 hingga 500 jumlah korban tewas perang Sampit dan sebagian dari korban yang tewas adalah dari suku Madura dan sebagian lainya berasal dari suku Dayak. Korban terdiri dari semua usia, mulai dari anak-anak sampai orang tua.

jumlah korban perang sampit

Jumlah korban jiwa perang Sampit ini sangatlah besar pengaruhnya bagi kedua suku, salah satunya ialah menjadi penyebab timbulnya dendam antara kedua suku. Sehingga perang Sampit terus berlanjut dan menimbulkan lebih banyak lagi korban jiwa. Korban ada yang hanya mengalami luka ringan, luka berat dan bahkan banyak yang sampai meninggal dalam perang Sampit ini.

Selain korban jiwa terdapat banyak juga kerugian dalam hal harta di perang Sampit. Ada 1.192 rumah yang terbakar saat terjadi kerusuhan, perkelahian dan penyerangan terbuka. Sebenarnya tidak semua rumah terbakar, ada yang hanya dirusak namun ada juga rumah yang benar-benar dibakar seperti rumah milik Timil warga suku Dayak yang dibakar oleh warga suku Madura.

Baca juga Faktor Penyebab Konflik Sampit, Perang Suku Dayak vs Madura

Karena dendam seseorang bahkan sampai lupa bahwa rumah merupakan tempat bernaung untuk setiap manusia dan jika sudah tidak memiliki rumah maka yak akan ada tempat untuk bernaung lagi bagi si manusia. Hati nurani sudah tidak berlaku lagi terhadap korban yang ada. Dalam kerugian rumah bila diperhitungkan sudah berapa ratus bahkan milyar juta sendiri uang yang hangus terbuang sia-sia karena perang ini.

Dalam hal kendaraan sekitar 16 mobil, 43 kendaraan bermotor dan 114 becak dirusak dan dibakar saat perang terjadi. Kendaraan merupakan alat transportasi yang sangat dibutuhkan manusia untuk dapat bepergian dengan jarak puluhan Kilo dan dengan kecepatan yang sesingkat-singkatnya. Namun karena kerusuhan yang agresif tersebut, banyak kendaraan yang memiliki manfaat dalam penunjang kehidupan tersebut rusak dan menjadi ajang balas dendam antar suku.

Sedangkan jika dihitung jumlah korban yang ada saat konflik Sampit terjadi dari tahun ke tahun dapat di jabarkan dalam penjabaran berikut ini :

  1. Pemerkosaan seorang gadis Dayak.
  2. Pembunuhan seorang dari suku Dayak, tersangkanya orang dari suku Madura.
  3. Pengeroyokan seorang suku Dayak oleh tiga puluh orang suku Madura.
  4. Pemerkosaan seorang gadis Dayak di bioskop.
  5. Pengeroyokan yang berujung pada terbunuhnya 40 orang Madura yang mengeroyok 2 orang Dayak.
  6. Pembunuhan salah sasaran Waldi seorang dari suku Dayak oleh tukang penjual sate dari Madura.
  7. Pengeroyokan yang berujung pada kematian orang Dayak yang dikeroyok empat orang Madura.
  8. Masalah persengketaan tanah yang akhirnya menewaskan dua orang dari suku Dayak.
  9. Permasalahan penambangan emas yang akhirnya berakibat pada perkelahian masal suku Dayak dengan suku Madura, akibatnya terdapat banyak korban dari pihak Dayak maupun Madura.
  10. Penikaman suami-istri karena motif balas dendam, namun malah salah sasaran.
  11. Pembantaian satu keluarga Dayak oleh orang Madura.
  12. Pembunuhan satu orang dari suku Dayak di depan gedung gereja Imanuel.
  13. Pengeroyokan sendung hingga mati oleh suku Madura.
  14. Banyak warga Dayak maupun Madura yang terbunuh atau terbantai.
  15. Pembunuhan seorang warga Dayak oleh warga Madura.

Dari penjabaran di atas terdapat 2 korban pemerkosaan yang terjadi, penyebabnya sendiri adalah orang dari suku Madura. Pemerkosaan termasuk ke dalam tindak kriminal yang masuk ke dalam kategori pelanggaran HAM. Seharusnya setiap pelaku pemerkosaan mendapatkan hukuman yang setimpal dengan apa yang telah mereka perbuat. Karena pemerkosaan merupakan suatu hal yang sangat tidak bermoral di negara Indonesia ini.

Sedangkan dalam kasus pembunuhan terdapat banyak korban yang berjatuhan. Dari penjabaran di atas, sebagian pembunuhan dilakukan dengan cara mengeroyok. Jelas saja dalam sebuah perkelahian yang banyak pastilah yang menang.

Namun anehnya pada bagian penjelasan no 5 dua orang suku Dayak dapat mengalahkan 40 orang suku Madura yang mengeroyok mereka, dengan hanya menggunakan kemampuan bela diri yang orang dari suku Dayak tersebut miliki. Kejadian tersebut merupakan suatu hal yang sangat luar biasa dan tidak dapat di pikirkan secara nalar, entah apa yang terjadi pada saat kejadian tersebut berlangsung.

Dalam kasus pembunuhan tersebut terdapat banyak korban yang berjatuhan. Baik itu dari pihak suku Dayak, maupun dari pihak suku Madura. Setiap pertikaian pastinya akan timbul korban dari pertikaian tersebut, dalam konflik Sampit ini banyak korban yang meninggal dan tak terselamatkan.

Baca juga Sejarah Tragedi Sampit, Suku Dayak vs Madura Yang Mengerikan

Demikian yang dapat Sawal Walker bagikan, tentang jumlah korban perang sampit, konflik suku dayak vs madura. Sekian dan terima kasih telah mengunjungi sawalwalker.com, semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel perang Sampit berikutnya.

You May Also Like

Sawal Walker

About the Author: Sawal Walker

Ketika Allah memberikanmu nikmat secara finansial, jangan naikkan standar hidupmu, melainkan tingkatkan standarmu dalam berbagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *