NEWSLETTER

Konflik Sampit Dayak VS Madura di Kalimantan Tengah

Sawal Walker, Konflik Sampit Dayak VS Madura – Tahukah anda konflik Sampit Dayak vs Madura?, Jika anda belum mengetahui nya anda tepat sekali mengunjungi artikel ini. Karena pada kesempatan kali ini, kami akan mengulas tentang sejarah konflik Sampit Dayak vs Madura, dan apa saja penyebabnya. Oleh karena itu, marilah simak penjelasan mengenai konflik Sampit Dayak vs Madura secara lengkap yang ada dibawah berikut ini.

Tragedi Sampit, siapa yang tidak tau mengenai tragedi ini. Tragedi yang menewaskan banyak orang hingga masih terkenang hingga sekarang ini membuat kerusuhan yang sangat parah. Bahkan tragedi ini sampai sekarang masih diusut. Yang perlu Anda ketahui ialah penyebab utama adanya tragedi Sampit.

Dari namanya saja telah jelas dan dapat diduga bahwa tragedi ini terjadi di Sampit, Kalimantan Tengah. Tragedi ini terjadi karena kerusuhan etnis saat awal berdirinya Kalimantan Tengah. Mengulas mengenai tragedi Sampit lebih dalam. Tragedi atau perang Sampit ini terjadi antara orang Madura dan Sampit. Ini dikarenakan awal diberdirikan Kalimantan Tengah dan terjadinya transmigrasi dari Madura ke Kalimantan untuk mengurangi kepadatan dan meratakan penduduk.

Konflik Sampit Dayak VS Madura

Pada awal dipindahkannya orang Madura ke Kalimantan Tengah telah ada suatu kerusuhan antara keduanya. Bahkan tak jarang hanya kerusuhan kecil saja mengakibatkan adanya korban jiwa. Perlu diketahui juga bahwa selama Kalimantan Tengah berdiri Madura telah melakukan lebih dari 16 kerusuhan kecil. Tidak tanggung-tanggung orang Madura pada saat itu.

Baca juga Perang Sampit Berdarah, Suku Dayak vs Madura

Inilah penyebab adanya Tragedi Sampit di Kalimantan Tengah yang perlu dan harus Anda tau. Karena ini merupakan sejarah yang tidak boleh dilupakan.

1. Masalah Transmigrasi

Adanya transmigrasi dari Madura ke Kalimantan Tengah yang diadakan atau dicanangkan oleh pemerintah Belanda ini ternyata berdampak buruk bagi Masyarakat Dayak dan sekitarnya. Sehingga meletusnya perang atau tragedi ini tahun 2001.

Dan pada tahun 2000 populasi masyarakat atau transmigran Madura bertambah menjadi 21% di Kalimantan Tengah. Sehingga terjadilah masalah mengenai persaingan antara masyarakat Dayak dan para transmigran Madura saat itu. Suku Dayak yang menganggap merekalah yang memiliki kekuasaan disitu tidak terima atas semua perlakuan dari suku Madura.

Etnis atau orang Madura yang berada disitu pun semakin agresif bahkan telah dapat mengkontrol banyak industri di situ karena disebabkan adanya hukum-hukum baru.

2. Membela Suku Masing-Masing

Upaya yang dilakukan kedua etnis untuk membela suku masing-masing ini sangat berdampak buruk bagi masyarakat luas. Bahkan tragedi ini menjalar hampir di seluruh provinsi Kalimantan Tengah Bahkan hingga ibu kotanya.

Entah mengapa suku Daya dan Madura tidak dapat bersatu entah karena orang-orangnya yang sama-sama keras atau yang lainnya. Padahal perlu Anda ketahui di Kalimantan Tengah tidak hanya orang Madura saja namun, banyak orang dari daerah lain. Tetapi mengapa suku Dayak hanya bermusuhan dan konflik dengan suku Madura saja.

3. Dibakarnya Rumah Seorang Suku Dayak

Pada tahun 2001 ini diberitakan bahwa adanya pembakaran rumah seorang suku Dayak. Diberitakan juga bahwa pembakaran ini disebabkan oleh orang Madura, sehingga suku Dayak pada saat itu memulai membakar rumah-rumah suku Madura yang berada di permukiman Madura di Kalimantan Tengah.

Walaupun, insiden atau peristiwa ini belum diketahui pastinya menyebabkan situasi atau konflik antar kedua suku ini semakin memanas dan menimbulkan situasi mencekam bagi masyarakat etnis atau suku lainnya di Kalimantan.

Baca juga Kesaksian Korban Sampit yang Selamat dari Tragedi

4. Insiden sebelum tahun 2001

Banyaknya rangkaian insiden sebelum tahun 2001 ini menyebabkan adanya permusuhan antar kedua suku ini. Mari kita ulas sedikit mengenai rangkaian insiden sebelum tahun 2001.

  • Tahun 1972 di Palangka Raya, ada seorang gadis Dayak diperkosa. (Diduga orang Madura)
  • Tahun 1982, 1988, terjadi pembunuhan orang Dayak oleh suku Madura.
  • Pada Tahun 1996, di Palangka Raya, pada saat itu seorang perempuan yang masih gadis keturunan Dayak diperkosa di gedung bioskop Panala dan akhirnya di bunuh dengan kejam oleh orang Madura dan ternyata menghasilkan hukumannya sangat ringan.
  • 2000, di Kereng Pangi, Kasongan yang merupakan daerah Kabupaten Kotawaringin Timur, terjadi pembunuhan terhadap kepada seseorang bernama SENDUNG (nama kecil) hingga mati.
  • Tahun 2001, di Kota Sampit (17 – 20 Februari 2001) warga Dayak banyak terbunuh karena dibantai oleh orang – orang Madura yang pada saat itu mereka melakukan penyerangan terlebih dahulu. Tahun 2001, di Palangka Raya tepatnya tanggal (25 Februari 2001) seorang warga Dayak terbunuh yang diserang oleh suku Madura.

Itu semua belum terhitung untuk kasus warga Madura di bagian Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Suku Dayak memang hidup berdampingan dengan damai oleh Suku Lainnya di Kalimantan Tengah, namun berbeda dengan Madura yang sukanya mencar8nkeributan. Kelanjutan dari peristiwa kerusuhan tersebut ialah pada tanggal 25 Februari 2001 terjadinya peristiwa atau Tragedi Sampit yang mencekam di Kalimantan pada saat itu.

Baca juga Penyelesaian Konflik Sampit, Antar Suku Dayak dan Madura

Itulah sekilas mengenai tragedi Sampit yang perlu Anda ketahui untuk pembelajaran kedepannya. Jangan menyalahi orang lain jika diri kita tidak ingin disalahi. Berusahalah berbuat baik dengan orang lain maka orang lain akan berbuat baik kepada kita.

Masalah etnis di Indonesia memang masih banyak jadi adanya toleransi untuk semua suku harus dibentuk untuk menciptakan suatu negara yang aman, tentram, dan damai. Kesadaran masyarakat akan toleransi, nasionalisme, rasa senasib dan seperjuangan harus selalu ditanamkan di hati masyarakat Indonesia.

Demikian yang dapat Sawal Walker bagikan, tentang Konflik Sampit Dayak VS Madura di Kalimantan Tengah. Sekian dan terima kasih telah mengunjungi sawalwalker.com, semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel sejarah perang Sampit berikutnya.

You May Also Like

Sawal Walker

About the Author: Sawal Walker

Ketika Allah memberikanmu nikmat secara finansial, jangan naikkan standar hidupmu, melainkan tingkatkan standarmu dalam berbagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *