NEWSLETTER

Konsep Uang Dalam Ekonomi Islam dan Konvesional

Sawal Walker, Konsep Uang Dalam Ekonomi Islam dan Konvesional – Tahukah anda konsep uang dalam ekonomi Islam dan konvesional?, Jika anda belum mengetahui nya anda tepat sekali mengunjungi artikel ini. Karena pada kesempatan kali ini, kami akan mengulas tentang konsep uang dalam ekonomi Islam dan konvesional, beserta fungsi nya. Oleh karena itu, marilah simak penjelasan mengenai konsep uang dalam ekonomi Islam dan konvesional secara lengkap yang ada dibawah berikut ini.

konsep Uang Dalam Ekonomi Islam dan Konvesional

 

Konsep Uang Dalam Ekonomi Islam dan Konvesional

Definisi uang adalah alat yang bernilai dalam kehidupan manusia dan sangat mempengaruhi proses ekonomi yang ada di masyarakat. Hal ini juga berlaku bagi konsep yang ada dalam ekonomi islam dan konvensional.

Baca juga 20 Definisi dan Pengertian Uang Menurut Para Ahli Ekonomi Dunia

Uang bukan hanya sebagai alat atau instrument bernilai, namun juga dapat memberikan dampak pada masalah moral, sosial, kesejahteraan, pendidikan, kesehatan, dan lain-lain. Uang juga adalah sebagai harta yang dapat dialirkan dalam berbagai bentuk kebutuhan manusia. Tidak ada kebutuhan manusia hari ini yang jika tanpa ada alat tukarnya atau sebagai penggeraknya yaitu uang.

Akan tetapi, manusia biasanya dapat berlebih-lebihan dan menganggap uang adalah hal utama yang harus diperhatikan manusia bahkan ada yang membuatnya sebagai tujuan sendiri dalam hidupnya.

Tentu saja dalam islam uang tidak dimaksudkan untuk hal tersebut melainkan hanya sebagai perantara atau instrument. Dalam konsep islam dan konsep dari perspektif konvesional, masalah uang ini sama-sama disampaikan. Berikut adalah penjelasannya mengenai konsep uang dalam ekonomi Islam dan konsep uang konvesional.

1. Konsep Uang dalam Islam

Uang dalam konsep islam tidak dikenal Money Demand for Speculasion, karena spekulasi tidak diperbolehkan dan islam menjadikan harta sebagai obyek zakat. Uang merupakan milik masyarakat yang harus selalu berputar dalam perekonomian, sehingga menimbun uang dalam artian uang dibiarkan tidak produktif sangat dilarang, karena hal ini mengakibatkan berkurangnya jumlah uang yang beredar.

Semakin cepat uang berputar dalam perekonomian, maka akan semakin tinggi pendapatan masyarakat dan semakin tinggi angka kesejahteraan dalam masyarakat itu juga.

Perbedaan antara konsep uang dalam islam dengan konsep konvensional :

  • Dalam konsep islam uang tidak identik dengan modal, sedangkan dalam konsep konvensional uang seringkali diidentikan dengan modal.
  • Uang adalah public goodsdan flow conceptdalam konsep islam, sedangkan dalam konsep konvensional uang adalah privat good dan flow concept bagi fisher.

Baca juga 5 Fungsi Uang Dalam Agama Islam Pada Ekonomi

2. Konsep Uang Secara Konvensional

Dalam konsep konvensional uang diartikan secara interchangeability (bolak-balik), yaitu uang sebagai alat tukar, dan uang sebagai capital. Yang artinya jika mereka mempunyai banyak uang maka mereka akan mendapatkan banyak keuntungan juga.

Uang memiliki fungsi sebagai penyimpan nilai yang kemudian berkembang menjadi motif money of demand for speculation, yang merubah fungsi uang sebagai salah satu komoditi perdagangan. Oleh karena itu, bagi mereka melakukan praktek riba itu diperbolehkan atau menimbun harta itu juga diperbolehkan.

Dalam konsep islam tidak mengenal time value of money karena uang bukan merupakan makhluk hidup yang dapat tumbuh dan berkembang.

Namun mengenal konsep economic value of time yaitu nilai uang tidak bisa didasarkan pada bertambahnya waktu karena uang sendiri sebenarnya tidak memilki nilai waktu, melainkan waktu lah yang mempunyai nilai ekonomi.

Penutup

Demikian yang dapat Sawal Walker bagikan, tentang konsep uang dalam ekonomi Islam dan konvesional, dimana konsep uang dalam agama Islam berbeda dengan konvesional. Sekian dan terima kasih telah mengunjungi sawalwaker.com, semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel pendidikan berikutnya.

Sumber :

  • https://dalamislam.com/hukum-islam/ekonomi/uang-dalam-ekonomi-islam
  • https://www.kompasiana.com/dyahwardani/konsep-uang-ekonomi-islam-vs-ekonomi-konvensional_5855ed61f4967316068b4567

You May Also Like

Sawal Walker

About the Author: Sawal Walker

Ketika Allah memberikanmu nikmat secara finansial, jangan naikkan standar hidupmu, melainkan tingkatkan standarmu dalam berbagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *