NEWSLETTER

Perbedaan Amitosis Mitosis dan Meiosis dan Dalam Bentuk Tabel

Sawal Walker, Perbedaan Amitosis Mitosis dan Meiosis dan Dalam Bentuk Tabel – Tahukah anda perbedaan amitosis mitosis dan meiosis?, Jika anda belum mengetahui nya anda tepat sekali mengunjungi artikel ini. Karena pada kesempatan kali ini, kami akan mengulas tentang perbedaan amitosis mitosis dan meiosis, serta dalam bentuk tabel. Oleh karena itu, marilah simak penjelasan mengenai perbedaan amitosis mitosis dan meiosis secara lengkap yang ada dibawah berikut ini.

Perbedaan Amitosis Mitosis dan Meiosis

Ada banyak tahapan dan jenis yang digunakan makhluk hidup khususnya tumbuhan dalam membelah sel. Berikut ini adalah penjelasan mengenai sel amitosis, mitosis dan meiosis dan perbedaannya.

Baca juga Fungsi Pembelahan Sel Secara (Amitosis, Mitosis dan Meiosis)

1. Amitosis

Amitosis adalah reproduksi sel atau pembelahan sel yang prosesnya dilakukan dengan baik dengan cara langsung. Pembelahan model seperti ini dapat kita sebut dengan fragmentasi.

Organisme yang melakukan pembelahan sel amitosis adalah organisme uniseluler (organisme bersel satu), contohnya: amoeba, paramecium, cyanobacteria, dll.

2. Mitosis

Mitosis merupakan pembelahan sel yang dilakukan secara khusus atau eksklusif didalam inti dari sel disebuah kromosom. Pada tahapan pembelahan ini ada perbedaan dengan amitosis jika amitosis dilakukan secara langsung maka di bagian jenis mitosis dilakukan dengan tahapan – tahapan berturut – turut.

Pada tahapan ini ada pembagian proses. Yang dibagi menjadidua yakni kariokinesis dan Sitokinesis. Pada bagian kariokinesis terjadi beberapa fase yang pada tiap fasenya menunjukan ciri yang berbeda beda. Ciri dari tiap fase yang ada dalam tipe ini diantaranya

a. Profase

Pada bagian – bagini ini terdapat kromatin yang berubah menjadi sebuah kromosom. Kemudian dari setiap kromosom yang ada membelah dan membentuk kromatid dengan satu sentrometer. Pada bagian ini pula nukleus menghilang.

b. Metaphase

Pada bagian ini bagian tengah akan di isi oleh kromosom yang menganting pada serat gelondong.

c. Anaphase

Yang mana pada setiap kromosom membelah menjadi dua dan masing – masing terdapat satu kromatida.

d. Telofase

Pada bagian ini terdapat hasil akhir berupa dua sela anak yang memiliki jumlah kromsomannya sama dengan sang induk.

Pada bagian sitokinesis sel pada hewan akan dijadikan menjadi dua yang proses pembentukannya melalui sebuah cincin kontraktif yang akan mengakibatkan terjadinya dua sel amak. Pada masing – masing sel yang telah terbtnuk ada sel beserta organel sel yang ada. Sedangkan pada tumbuhan proses ini ada dengan ditandai dengan terbentuknya sebuah dinding pemisah pada bagian tengah sel.

Baca juga Tahap Pembelahan Mitosis dan Gambarnya

3. Meiosis

Merupakan jenis pembelahn sel yang menghasilkan jumlah kromosom induk 2 kali lebih besar dari pada kromosom anak. Meiosis merupakan proses pembelahan sel yang terjadi pada alat reproduksi atau kelamin. Pada jenis ini kromosom mengalami dua kali pembelahan sel yakni pada meiosis satu dan meiosis 2

a. Meosis I

Yakni proses yang mengalami beberapa tahapan diantaranya adalah sebagai berikut:

Yang pertama adalah pertama adalah proses peofase yakni proses yang mengalami tahanan mulai dari leptonema yang merupakan proses kromatin membentuk sebuah kromosom. Kemudian berlanjut ke proses Zigonema yakni terbentuknya pasangan kromosom yang homolog. Pada tahap selanjutnya akan terjadi proses pengadaan kromatid. Kromatid ini kemudian mengalami pembesaran dan diakhiri dengan rekombinasi gen dan sentriol yang berpisah.

Yang kedua merupakan tahap dengan nama metaphase 1 pada tahap ini adanya peraturan diri dan saling berhadapan antara pasangan kromosom yang homolog di daerah ekuator pada bagian ini keuda kromosom mengarah pada kutub yang berbeda

Yang ketiga adalah tahapan anaphase 1 pada tahapan ini kedua kromosom menuju pada kutub yang berbeda dengan jalan mereka berpisah satu sama lain.

Yang terakhir pada meosis satu adalah telofase 1 yang pada pada tahapan ini kromosom yang masih terdiri dari kromatid menempatkan lokasi mereka pada sebuah kutub yang dikutup ini ada sebuah proses pembentukan membran yang merupakan membrane nucleus diikut dengan proses sitokenesis. Puncaknya adalah pada tahap ini terbentuk dua sel anak yang haploid.

b. Meoisis II

Diawali dengan proses kembali menebalnya kromatin yang menjadi kromosom. Dinding inti dan nucleus mengalami peleburan dan ada pasangan steriol yang berpindah menuju ke bagian kutub yang berlawanan dan terbentuklah sebuah benang spindel.

Metafase 2 yakni kromosom yang mengalami pembelahan kromatid berjajar pada bidang. Dan akhirnya posisi tengah sel diisi oleh sentromer.

Yang selanjutnya ada anaphase 2 yang terjadi pada proses ini ada sentromer mengalami pembelahan menjadi dua bagian yang masing – masing bagian berpisah dan bergerak ke arah berlawanan dengan kutub.

Yang terakhir adalah proses telofase dua pada bagian ini terbentuk membrane inti dan anak inti. Kormatid sampai pada kutub dan berubah dari kormatid menjadi sebuah benang kromatin. Sampai akhirnya pada tahap ini terjadi pembelahan kromosom menjadi setengah dari induknya..

Pada jenis ini terdapat perbedaan yang pertama jika pada mitosis tujuannya adalah sebagai pertumbuhan, pada meiosis tujuannya adalah digunakan untuk mempertahankan diploid. Untuk dari hasil pembelahan sendiri sel mitosis dan meiosis memiliki perbedaan. Dimana pada mitosis menghasilkan dua sel anak pada meiosis menghasilkan 4 sel anak.

Pada mitosis sifat sel anak diploid dan pada meiosis sifatnya adalah haploid. Tempat terjadinya pun sudah berbeda, pada sel mitosis terjadi pada sel somatic dan pada meiosis terjadi pada sel gonad. Untuk perbedaan kedua sel ini dengan amitosis adalah sangat berbeda yang mana amitosis merupakan pembelahan sel yang dilakukan secara langsung pada tahapan mitois dilakukan dengan melalui tahapan sendiri – sendiri.

Perbedaan Mitosis dan Meiosi Dalam Bentuk Tabel

PerbedaanMitosisMeiosis
Jumlah PembelahanHanya satu pembelahanBiasanya dua pembelahan dan lebih bertahap
TujuanUntuk reproduksi aseksual, pertumbuhan dan reparasi sel. Juga Untuk perkembangbiakan organisme eukariotik uniseluler.Membutuhkan rekombinan dan proses reproduksi seksual. Juga untuk mengurangi jumlah kromosom.
Isi DuplikasiKonten berupa kromosom dan material sitoplasma.Tidak diplikasi kromosom dan sitoplasma pada pembelahan pertama. pembelahan kedua sama dengan mitosis dan jumlah kromosom tidak berkurang
PersilanganTidak terjadi persilanganTerjadi proses persilangan (Cross over)
SentromerSentromer terpisah pada fase anafaseSentromer tidak terpisah pada fase anafase I, tetapi pada anafase II meiosis
SitokinesisSitokinesis terjadi hanya sekaliSitokinesis terjadi dua kali, yaitu pada fase telofase I dan telofase II.
Jumlah Sel Anak2 sel4 sel
Sifat Sel AnakanIdentik dengan sel indukTidak identik dengan sel induk (terjadi kombinasi gen)
Sifat kromosom sel anak hasil pembelahan dari sel induk diploid (2n)Diploid (2n)Haploid (n)
Peranan bagi organisme eukariotik multiselulerMenghasilkan sel somatikMenghasilkan sel-sel gamet
InterkinesisTidak adaAda, antara meiosis I dengan meiosis II
MetafaseKromosom berjajar di bidang ekuatorial dalam 1 barisMetafase II : kromosom berjajar di bidang ekuatorial dalam 1 baris
Duplikasi kromosom (kromatid saudara)Pada awal profasePara pertengahan profase I (fase pakiten)
Sinapsis kromosom homologTidak terjadiTerjadi pada profase I
Pindah silang (crossing over) gen pada kromosomTidak adaAda
Sentromer saat anafaseTerbagi 2 sehingga kromatid memisah saat anafasePada anafase I, sentromer belum memisah. Sentromer memisah saat anafase II
AnafaseMemisahkan kromatid saudaraAnafase I : memisahkan pasangan kromosom homolog, Anafase II : memisahkan kromatid saudara

Sumber tabel: https://www.zonareferensi.com/perbedaan-mitosis-dan-meiosis/

Baca juga Pembelahan Sel Mitosis dan Meiosis Beserta Tahapan & Gambarnya

Penutup

Demikian yang dapat Sawal Walker bagikan, tentang perbedaan amitosis mitosis dan meiosis dan dalam bentuk tabel. Sekian dan terima kasih telah mengunjungi sawalwalker.com, semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel biologi berikutnya.

You May Also Like

Sawal Walker

About the Author: Sawal Walker

Ketika Allah memberikanmu nikmat secara finansial, jangan naikkan standar hidupmu, melainkan tingkatkan standarmu dalam berbagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *