NEWSLETTER

Sejarah Singkat Geografi dan Perkembangannya di Indonesia

Sawal Walker, Sejarah singkat geografi dan perkembangannya di Indonesia – Berbicara mengenai sejarah di Indonesia, sangat banyak salah satunya sejarah singkat geografi. Apakah Anda sudah tahu, tentang sejarah singkat geografi ?, Jika Anda belum mengetahuinya, tepat sekali Anda mengunjungi artikel ini. Karena kali ini kami akan membahas tentang sejarah singkat geografi, di Indonesia. Nah penasaran kan bagaimana sejarah singkat geografi? langsung saja simak penjelasan sejarah singkat geografi berikut ini.

Sejarah Singkat Geografi di Indonesia dan Dunia

Gambar Sejarah Singkat Geografi

Sejarah singkat geografi yang sudah dikenal sejak zaman Yunani Kuno dan pengetahuan tentang bumi pada masa tersebut masih dipengaruhi oleh Mitologi. Secara lambat laun pengaruh Mitologi mulai berkurang seiring dengan berkembangnya pengaruh ilmu alam sejak abad ke-6 Sebelum Masehi (SM), sehingga corak pengetahuan tentang bumi sejak saat itu mulai mempunyai dasar ilmu alam dan ilmu pasti dan proses penyelidikan tentang bumi dilakukan dengan memakai logika.

Sejarah perkembangan geografi dalam masa perkembangan kajian geografi, terjadilah Abad kegelapan (The Dark Ages). Sebagai awal tenggelamnya kebudayaan dan pengetahuan, yang dimiliki bangsa Yunani dan Romawi. Sejalan dengan Abad Kegelapan di Eropa, muncullah kebudayaan Islam sehingga geografi mendapatkan perhatian penting. Geografi banyak digunakanbagi kepentingan perdagangan dan penyebaran agama Islam.

Ilmu pengetahuan di Eropa, sempat tidak berkembang pada abad kegelapan. Akhirnya berkembang kembali setelah, berakhirnya Perang Salib dan kemunculan zaman Renaissance di Eropa. Pada abad XV sampai sekarang, geografi banyak mengemukakan tentang kajian alam dan berbagai aspek kehidupan di permukaan bumi.

Baca Juga Objek Studi dan Aspek Geografi

Kedudukan Geografi sebagai Ilmu Pengetahuan batasan dan lapangan/objeknya masih dipertentangkan, oleh para ahli sampai abad ke-19. Sampai abad ke-19 corak susunan isi Geografi hanya berupa uraian tentang penemuan daerah baru, adat istiadat penduduknya dan gejala serta sifat alam lainnya. Pengumpulan bahan-bahan tersebut belum diarahkan pencarian hubungan antara satu dengan yang lainnya, serta mencari penyebab mengapa terjadinya hubungan tersebut serta diuraikan secara Deskriptif.

Pada masa sebelum masehi, pandangan dan perkembangan ilmu Geografi dipengaruhi oleh paham Filsafat dan Sejarah. Uraian geografi bersifat sejarah, sedangkan uraian Sejarah bersifat Geografi. Selain itu, juga pada masa ini muncul juga tulisan tentang pembuatan peta bumi atau lukisan fisis daerah tertentu. Hal ini menunjukkan bahwa, geografi pada masa ini juga bersifat matematis.

Sejarah singkat geografi di Indonesia dalam wawasan geografi kuno pada dasarnya telah dikenal oleh masyarakat Indonesia, melalui tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi. Wawasan tersebut tidak dirumuskan dalam catatan tertulis, sehingga belum dapat dikatakan sebagai sebuah displin ilmiah. Secara spesifik bentuk tradisi yang mengandung wawasan geografi, yaitu kearifan lokal yang dimiliki oleh setiap etnis.

Salah satu contoh kearifan lokal yang berwawasan geografi (berwawasan lingkungan) yaitu, konsep pranata mangsa dalam budaya Jawa. Masyarakat petani Jawa Kuno menjadikan konsep itu, untuk menjadwalkan kegiatan bercocok tanam ataupun panen. Petani melaksanakan panen pada mangsakasanga (bulan Maret) bertepatan dengan migrasi, musiman ular dan burung pemakan serangga yang merupakan predator bagi tikus dan wereng.

Pengetahuan sejarah singkat geografi modern mulai berkembang, di Indonesia pada zaman penjajahan Belanda. Pada waktu itu, disiplin ilmu geografi dikenal dengan nama Aar drijskunde. Transfer pengetahuan geografi modern kepada para pelajar Indonesia tidak dilakukan melalui pendidikan khusus. Para ilmuwan Belanda yang melakukan penyelidikan sumber daya alam Indonesia, menjadikan para pelajar pribumi sebagai penunjuk jalan ataupun asisten. Melalui cara itu pengetahuan geografi modern ”terwariskan” kepada pelajar Indonesia.

Baca Juga Pengertian Geografi Menurut Igi

Pembelajaran geografi mulai diterapkan di jenjang pendidikan dasar menengah dan tinggi pada tahun 1955. Sejarah perkembangan ilmu geografi pada waktu itu pembelajaran geografi di Indonesia di kenal dengan nama ”ilmu Bumi.” Hampir seluruh referensi pembelajaran geografi, di masa itu berasal dari peninggalan ilmuwan Belanda. Satu-satunya referensi pembelajaran geografi yang disusun oleh ilmuwan Indonesia (Adi Negoro, Adam Bachtiar, dan Soetopo), yaitu buku Atlas Semesta Dunia dan Atlas Semesta Dunia untuk Sekolah Landjutan.

Penggunaan istilah ”ilmu Bumi” sebagai sinonim dari pembelajaran geografi berubah setelah diadakan, Seminar Geografi di Semarang pada tahun 1972. Dari hasil seminar tersebut disepakati bahwa geografi didefinisikan sebagai ilmu tata ruang, sedangkan ilmu Bumi merupakan sinonim dari displingeologi.

Akhir Kata

Demikian yang dapat Sawal Walker bagikan tentang Sejarah singkat geografi dan perkembangannya di Indonesia, di mana sejarah singkat geografi ini timbul, karena usaha untuk mengetahui dari mana atau asal usul dari negeri serta penduduk yang hidup pada zaman tersebut. Ilmu sejarah yang mempunyai seorang tokoh bernama Herodotus sebagai bapak sejarah, mengungkapkan bagaimana seluk beluk keadaan suatu tempat atau topografi serta menerangkan sebab terjadinya. Itulah mengapa, Herodotus juga disebut sebagai bapak geografi. Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah mengunjungi sawalwalker.com, dan sampai jumpa lagi pada artikel Geografi berikutnya.

You May Also Like

Inces Walker

About the Author: Inces Walker

“Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana.” – HR Ath-Thabrani

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *