NEWSLETTER

Struktur Pembelahan Sel Beserta Fungsi dan Gambarnya

Sawal Walker, Struktur Pembelahan Sel Beserta Fungsi dan Gambarnya – Tahukah anda struktur pembelahan sel?, Jika anda belum mengetahui nya anda tepat sekali mengunjungi artikel ini. Karena pada kesempatan kali ini, kami akan mengulas tentang gambar dan fungsi struktur pembelahan sel. Oleh karena itu, marilah simak penjelasan mengenai struktur pembelahan sel secara lengkap yang ada dibawah berikut ini.

Sebelum membahas terlalu panjang, pertama-tama kalian perlu mengetahui apa itu yang dinamakan sel. Sel sendiri merupakan perkumpulan dari materi sederhana yang dapat hidup dan merupakan penyusun dari suatu makhluk hidup yang ada. Dimana sel juga memiliki sifat-sifat yang khusus sebagai ciri khas pembentuk dari apa yang mereka susun. Sel juga dapat bertahan hidup dan berkembang melalui reaksi kimia yang mereka timbulkan terhadap suatu zat.

Nah dapat kita rangkum sedikit urutan-urutan dari tingkatan yang dibentuk oleh sel itu sendiri. Persis di atas sel, terdapat jaringan yang dapat kita artikan sekumpulan sel yang berjumlah lebih dari satu dengan struktur dan fungsi yang sama tentunya memiliki kinerja dan tujuan tertentu. Lalu jaring-jaring tersebut yang berjumlah banyak akan membentuk suatu hal yang dinamakan organ, contoh sederhananya yaitu seperti jaringan kulit yang akan membentuk kulit tentunya.

Dan organ-organ yang telah tersusun tentunya akan membentuk suatu sistem yang akan bekerja menghasilkan suatu hal atau tujuan seperti sisrem pencernaan yang terdiri dari lambung, tenggorokan, lidah, dan lainnya. Dan pada puncak dari semua perkumpulan tersebut akan membentuk suatu makhluk hidup yang disebut organisme.

Untuk itu, walaupun sel tak bisa kalian buktikan dengan mata telanjang namun sel itu sebenarnya benar ada dan membentuk suatu makhluk hidup. Kemudian makhluk hidup tersebut akan dapat terus tumbuh dan juga berkembang dengan jumlah sel yang bertambah banyak.

Dimana sel tersebut dapat bertambah banyak tidak hanya dari asupan yang makhluk hidup tersebut dapatkan tetapi sel bertambah jumlahnya dikarenakan melakukan proses pembelahan.

Struktur Pembelahan Sel Beserta Fungsi dan Gambarnya

Nah pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai struktur pembelahan sel yang mungkin dapat membantu kalian memperjelas materi biologi ini. Sebelum membahas struktur pembelahan sel lebih lanjut, satu hal dasar yang perlu kalian pahami yaitu sel merupakan setitik massa protoplasma yang tersusun dari :

1. Membran sel (A)

struktur pembelahan sel
struktur membran sel

Yang merupakan suatu jenis membran yang berfungsi untuk mempertahankan komposisi dari protoplasma dengan tepat karena termasuk membran yang selektif sehingga mampu menyaring bahan-bahan yang masuk. Dimana dalam permukaan membrane ini terdapat tonjolan-tonjolan yang sering disebut mikrofili (R). Nah hal tersebut jugalah yang akan mengakibatkan permukaan sel akan berkembang dan menjadi semakin luas.

2. Sitoplasma (B)

struktur pembelahan sel

Ialah bahan koloid yang kompleks pada tempay struktur lain terendam dan berfungsi untuk kegiatan anabolic dan sintetik. Pada sitoplasma atau sitosol ini terdapat struktur-struktur penting yang disebut organela-organela. Organela-organela tersebut seperti nucleus atau inti sel (C).

3. Mitokondria (F)

struktur pembelahan sel

Yaitu berwujud tongkat-tongkat kecil dengan fungsi untuk proses katabolisme dan respirasi sel untuk membentuk energi. Termasuk di dalam proses tersebut antara lain Siklus Kreb, oksidasi piruvat dan oksidasi beta.

4. Kompleks Golgi (G)

struktur pembelahan sel

Merupakan saluran-saluran yang terletak di dekat nukleus dan terlibat dalam proses sekresi seperti hormon dan neurotransmitter dipak berupa vesikel sekretori (Q) kemudian dibawa menuju permukaan sel untuk dilepaskan.

5. Lisosom (H)

struktur pembelahan sel

Yang termasuk organela yang bekerja pada kegiatan pencernaan karena di dalamnya terdapat sebuah enzim bernama hidrolitik. Sel darah putih dapat menelan bakteri, selanjutnya isi lisosom dibawa dengan hati-hati menuju vakuola membunuh dan mencerna bakteri tersebut. Pelepasan isi lisosom yang tak terkontrol justru akan mematikan sel (nekrosis).

6. Reticulum Endoplasma (I)

struktur pembelahan sel

Terdiri dari 2 jenis yaitu Reticulum Endoplasma agranulosum dan Reticulum Endoplasma granulosum yang mengandung ribosom (J).

  • Retikulum endoplasma agranulosum berfungsi dalam proses sintesis lipid dan hormon steroid, detoksikasi racun yang larut dalam lipid di hati, dan pengendalian pelepasan Kalsium dalam mekanisme kontraksi otot.
  • Retikulum endoplasma granulosum berfungsi mengumpulkan protein yang disintesis oleh ribosom, dan selanjutnya menyalurkannya keluar dari sel.

Nah itu merupakan hal-hal dasar yang dapat kalian pahami, berikut ini merupakan struktur dari pembelahan sel itu sendiri.

Pembelahan mitosis dimana setiap sel mengalami pembelahan ini akan menghasilkan 2 sel baru yang sama persis dengan sel semula. Maka dari itu salinan dari sel induk hingga menjadi triliunan jumlahnya. Pembelahan ini terdiri dari 7 tahapan.

Tahapan yang pertama yairu interfase yang merupakan dase terpanjang dengan ciri sel tampak tidak aktif, terjadi proses replikasi DNA, protein disintesis secara aktif, dan sentriol membelah.

Fase kedua disebut profase dengan tahap pertama mitotil, cirinya yairu nekleolis kabur dan kromatin tekondensasi menjadi kromosom, dan mikrotubulus sitoskeleton menjadi berfungsi untuk membangun spindle mitotic dari bagian sentrosom.

Fase ketiga yaitu metafase dengan tegangan serat spindle membuat kromosom berada pada pusat sel. Fase selanjutnya yaitu anaphase dengan kondisi spindel memendek.

Lalu fase selanjutnya adalah telofase dengan kromosom tiba dikutub dan spindel yang telah ditarik berlawanan menjadi tak tampak.

Dan fase yang terakhir dari pembelahan mitosis yaitu fase sitokenesis dimana spindel tak terikat pada kromosom mulai menghilang samoai hanya bagian overlap saja yang terlihat.

Pembelahan jenis yang lain yaitu pembelahan meiosis dimana jika terdapat 1 sel gamet yang menhalami pembelahan ini secara sempurna akan dihasilkan 4 sel baru yang memiliki set kromosom hanya separuh sel induknya sempurna.

Berbeda dengan jenis pembelahan sebelumnya, meiosis terdiri dari 2 tahap pembelahan utama yangdisebul meiosis I dan meiosis II. Nah pada kedua tahap tersebut terdapat fase-fase pembelahan, dimana spermatogonium dan oogonium yang memiliki 2 set kromosom dan 4 set DNA. Maka dari itu kromosom selanjutnya akan menjadi sister chromatids yang telah digandakan.

Penutup

Demikian yang dapat Sawal Walker bagikan, tentang Struktur Pembelahan Sel Beserta Fungsi dan Gambarnya. Sekian dan terima kasih telah mengunjungi www.sawalwalker.com, semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel pendidikan biologi berikutnya.

You May Also Like

Sawal Walker

About the Author: Sawal Walker

Ketika Allah memberikanmu nikmat secara finansial, jangan naikkan standar hidupmu, melainkan tingkatkan standarmu dalam berbagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *