Pujihartono.id – Cara Membangun Bisnis Dagang

Ketika berbicara tentang bisnis ada banyak sekali pilihan yang bisa dijalankan salah satunya adalah berdagang. Jika anda ingin memulai bisnis dagang, anda harus mengerti bagaimana langkah awal atau cara yang tepat untuk memulainya.

Ketika anda memulai sebuah bisnis perdagangan dengan langkah awal yang tepat, keberhasilan dan kesuksesan akan lebih mudah untuk anda capai. Apapun jika dipersiapkan dengan matang, hasilnya juga akan lebih maksimal bukan?

Cara Memulai Bisnis Dagang

langkah awal memulai bisnis berdagang

Dagang merupakan salah satu bisnis yang sangat menjanjikan dengan keuntungan yang dicapai bisa mencapai jutaan rupiah.Tetapi untuk mendapatkan semua itu, anda harus memulainya dengan langkah yang tepat.

Baik usaha perdagangan dengan modal kecil ataupun besar, ada beberapa point yang sangat penting dan wajib untuk anda lakukan,antara lain :

1. Perencanaan

Tahapan pertama adalah perencanaan yang matang. Tidak mungkin jika anda memulai sebuah bisnis hanya bermodal nekad saja. Walaupun banyak record para pebisnis besar yang mengatakan bahwa mereka memulainya hanya dengan modal nekad,saya sangat tidak menganjurkan hal ini.

Lakukan perencanaan yang baik untuk berbagai hal,antara lain :

  • Jenis usaha yang akan anda jalankan ( sesuaikan dengan kondisi/lingkungan yang anda incar )
  • Hitung jumlah modal yang akan diperlukan ( sesuaikan dengan kemampuan anda )
  • Hindari “ HUTANG “ untuk memulainya
  • Hitung kemampuan anda untuk mengelola bisnis tersebut ( jangan memulai sebuah bisnis yang anda sendiri tidak sanggup apalagi tidak mengerti tentang itu )
  • Jika anda menginginkan partner, rangkulah orang-orang yang paling bisa anda percayai )
  • Carilah produsen barang yang paing efisien ( harganya paling murah dengan kualitas barang tetap bagus )

Mungkin masih banyak lagi yang perlu anda rencanakan terlebih dahulu.

Anda boleh saja dan sah-sah saja jika memulai sebuah usaha hanya dengan modal nekat. Hanya saja,dengan rencana yang baik, semuanya akan terorganisir dengan lebih baik pula dan jika ada sebuah masalah yang terjadi, anda akan lebih siap dalam menghadapainya karena semua sudah anda persiapkan.

2. Promosi

Selanjutnya adalah melakukan langkah promosi yang tepat.Tepat yang saya maksudkan adalah : Antara orang-orang yang anda “ tawari promosi “ sesuai dengan produk yang anda jual.

Contohnya jika anda menjual produk pakaian anak/bayi,AKAN SIA-SIA jika anda mempromosikanya keada remaja2 yang notabene masih hidup lajang dan tidak punya anak.
Mungkin saja bisa anda tergetkan untuk adik atau keponakan mereka,tetapi ini termasuk “ SALAH TERGET “.

Akan lebih efisien jika anda mempromosikanya kepada ibu-ibu yang kemungkinan besar memiliki anak.

Langkah promosi yang tepat bagaimana?

Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan ketika melakukan promosi sebuah produk,antara lain :

  • Gunakan tatabahasa yang bagus dan sesuai ( tidak tepat jika menggunakan istilah guwe/elo untuk melakukan promosi ke ibu-ibu )
  • Gunakan media yang menarik ( bisa dibantu dengan foto ataupun media lainya )
  • Pasang harga yang “ bersaing “ dengan penjual lainya

Harga merupakan point yang sangat krusial ketika anda ingin bersaing dengan penjual lainya,tetapi anda harus tetap memperhatikan kualitas produk anda.

3. Kepercayaan

Terahir adalah menjalin hubungan kepercayaan dengan pelanggan atau calon pembeli.Tahukah anda jika “ KEPERCAYAAN MERUPAKAN PONDASI “ untuk semua kegiatan perbisnisan?

Jika anda sudah mendapatkan sebuah kepercayaan dari pelanggan,itu bisa saya ibaratkan “ anda sudah mendapatkan tameng terbaik untuk masalah apapun “.

Contohnya seperti ini :

Katakan suatu hari anda mendapatkan sebuah masalah “ fitnah “ dari penjual lain yang menginginkan usaha anda hancur.Berhubung anda sudah mendapatkan kepercayaan dari konsumen,konsumen anda “ tanpa diberi komando “ sudah akan berfikir : Ahh,ini paling fitnah aja,paling kalah saingan dia.

Sangat-sangat meguntungkan sekali jika anda sudah mendapatkan sebuah “ kepercayaan dari seorang pelanggan.Itu akan sangat bagus untuk kelangsungan usaha anda nantinya.

Contoh lagi seperti ini :

Pernahkah anda mendengar istilah “ ambil dulu bayar kemudian “?

Ini bisanya berlaku untuk 2 orang pedagang dimana salah satunya mengambil barangnya terlebih dahulu,dan setelah laku terjual,barulah dia membayar daganganya kepada penjual yang barangnya dia ambil terlebih dahulu.

Hal ini akan tidak bisa berjalan ketika tidak ada kepercayaan diantara keduanya.Tetapi jika sudah terjalin rasa percaya,tahukah hal BESAR yang akan anda peroleh?

Anda bisa berjualan TANPA HARUS MENGELUARKAN MODAL.Sangat luar biasa bukan.Lalu bagaimana caranyamenimbulkan rasa percaya tersebut? Lakukan langkah berikut :

  • Tanggung Jawab yang Besar!

Yapp,hanya itu saja langkahnya.Anda cukup menjadi pribadi yang bertangung jawab.

Contohnya begini :

Anggap saja anda mengambil 10 ton gula dari seorang produsen dengan modal “ ambil dulu bayar kemudian “.Menurut perhitungan,jika laku semua,anda harus membayar 100 jta kepada si penjual tersebut.

Tiba-tiba ada sebuah masalah,simana barangnya terjual tetapi uangnya tidak tau kemana ( tidak ada ).Jika anda ingin usaha anda berlangsung,maka lakukan berbagai cara untuk membayar 100 juta tersebut ( jual rumah,tanah ataupun lainya ).

Dengan begitu, anda berkesempatan mendapatkan sebuah kepercayaan yang tinggi dari penjual lainnya.

Penutup

Untuk informasi yang lebih jelas,anda bisa membacanya pada sumber berikut : PUJIHARTONO.ID
Semoga pembahasan mengenai tatacara memulai usaha atau bisnis dagang diatas bisa membantu anda.See uu.

Leave a Comment