Cara Setting Plugin LiteSpeed Cache Untuk WordPress

By | December 1, 2018

Sawal Walker, Cara Setting Plugin LiteSpeed Cache Untuk WordPress – Tahukah anda cara setting plugin LiteSpeed Cache?, Jika anda belum mengetahui nya anda tepat sekali mengunjungi artikel ini. Karena pada kesempatan kali ini, kami akan mengulas tentang bagaimana cara menggunakan plugin LiteSpeed Cache for WordPress (LSCWP) untuk mengoptimalkan kecepatan loading pada web Anda. Oleh karena itu, marilah simak penjelasan mengenai cara mengatur LiteSpeed Cache secara lengkap yang ada dibawah berikut ini.

Cara Setting Plugin LiteSpeed Cache

Apa itu LiteSpeed Cache?

LiteSpeed Cache for WordPress (LSCWP) adalah plugin all in one untuk mempercepat web, yang menampilkan cache server tingkat eksklusif dan beberapa fitur optimasi.

LSCWP mendukung WordPress Multisite dan kompatibel dengan plugin yang paling populer, seperti WooCommerce, bbPress dan Yoast SEO.

Beberapa fitur umum pada plugin LiteSpeed Cache by LiteSpeed Technologies

  • Object Cache (Memcached/LSMCD/Redis)
  • Image Optimization (Lossless/Lossy)
  • Minify CSS, JavaScript, and HTML
  • Minify inline CSS/JS
  • Combine CSS/JS
  • Automatically generate Critical CSS
  • Lazyload images/iframes
  • Multiple CDN support
  • Load CSS/JS Asynchronously
  • Browser Cache
  • Smart preload crawler with support for SEO-friendly sitemap
  • Database Cleaner and Optimizer
  • PageSpeed score optimization
  • OPcode Cache
  • HTTP/2 Push for CSS/JS (on web servers that support it)
  • DNS Prefetch
  • Cloudflare API
  • Single Site and Multi Site (Network) support
  • Import/Export settings
  • Basic/Advanced setting view
  • Attractive, easy-to-understand interface
  • WebP image format support
  • Heartbeat control

Cara Setting Plugin LiteSpeed Cache WordPress untuk Mempercepat Loading

Saya yakin Anda sudah tidak sabar untuk mengatur plugin LiteSpeed Cache? Kalau iya berikut adalah tutorial untuk mulai konfigurasi LiteSpeed cache.

Install Plugin LiteSpeed Cache

  • Login ke dashboard WordPress kamu
  • Lalu pilih Plugins > Add New

Cara Setting Plugin LiteSpeed Cache

  • Tulis pada kotak pencarian di atas sebelah kanan, tulis litespeed cache
  • Klik Install Now pada plugin LiteSpeed Cache

Cara Setting Plugin LiteSpeed Cache

  • Lalu klik Activate untuk mengaktifkan plugin.

Konfigurasi Plugin LiteSpeed Cache

  • Masuk ke dashboard WordPress Anda
  • Pilih LiteSpeed Cache > Settings

Cara Setting Plugin LiteSpeed Cache

  • Selanjutnya klik Show Advanced Options untuk memunculkan semua tab.
  • Pada bagian tab General biarkan settingannya default saja.

Cara Setting Plugin LiteSpeed Cache

  • Tab Cache, biarkan default saja
  • Tab Purge, biarkan default
  • Tab Exclude, biarkan default
  • Tab Optimize, disini beberapa perlu di set menjadi on

CSS Minify : ON

CSS Combine : ON

CSS HTTP/2 Push: ON

JS Minify : ON

JS Combine : ON

JS HTTP/2 Push : ON

HTML Minify : ON

Inline CSS Minify : ON

Inline JS Minify : ON

Load CSS Asynchronously : OFF

Load JS Deferred : ON

Exclude JQuery : ON

Remove Comments : ON

  • Tab Tuning, beberapa yang perlu di set ON

Combined CSS Priority : ON

Combined JS Priority : ON

Remove Query Strings : ON

Load Google Fonts Asynchronously : ON

Remove Google Fonts : OFF

Remove WordPress Emoji : ON

  • Tab Media, beberapa yang perlu di set ON

Lazy Load Images : ON

Lazy Load Iframes : ON

Optimize Automatically : ON

Optimize WebP Versions : ON

  • Tab CDN, biarkan default. Tapi kalau mengerti tentang CDN boleh set seperti penggunaan Cloudflare API.
  • Tab ESI, biarkan default.
  • Tab Advanced, biarkan default kecuali Anda mengerti semua fiturnya.
  • Tab Debug, biarkan default.
  • Tab Crawler, biarkan default.

LiteSpeed Cache Image Optimization

Anda juga bisa memanfaatkan fitur untuk optimasi gambar. Caranya: LiteSpeed Cache > Image Optimization

Cara Setting Plugin LiteSpeed Cache

  • Klik Initialize Optimization
  • Lalu pilih Send Optimization Request untuk memulai

Disclaimer

Konfigurasi diatas hanya merupakan settingan standar agar bisa dipakai hampir seluruh theme, dan tidak merusak tampilan theme.

Sebelum memulai settingan diatas, pastikan hosting Anda mendukung untuk bisa install plugin LiteSpeed Cache.

Baca juga Review Hosting Warnahost, Hosting Murah Kualitas Mumpuni

Penutup

Demikian yang dapat Sawal Walker bagikan, tentang cara setting plugin LiteSpeed Cache untuk WordPress, dimana merupakan plugin all in one karena banyak fitur yang bisa diandalkan. Sekian dan terima kasih telah mengunjungi sawalwalker.com, semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel yang membahas plugin optimasi performa WordPress berikutnya.

Cara Setting Plugin LiteSpeed Cache

BONUS!!!

Sawal Walker
Author: Sawal Walker

Ketika Allah memberikanmu nikmat secara finansial, jangan naikkan standar hidupmu, melainkan tingkatkan standarmu dalam berbagi.

4 thoughts on “Cara Setting Plugin LiteSpeed Cache Untuk WordPress

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *