7 Cara Melatih Burung Beo Agresif dengan mudah

Sawal Walker, 7 Cara Melatih Burung Beo Agresif dengan mudah – Hewan burung beo yang agresif merupakan salah satu hewan burung unik karena hewan burung ini bisa berkicau mengikuti suara. Tapi tentu saja bukan perkara mudah agar hewan burung beo yang agresif bisa berkicau layaknya manusia.

Cara Melatih Burung Beo Agresif 2
Cara Melatih Burung Beo Agresif

Cara Melatih Burung Beo Agresif dengan mudah dan cepat

Burung beo yang agresif biasanya bergerak cukup aktif di dalam kandang. Mata mereka akan bergerak kesana kemari untuk mempelajari situasi sekitar mereka. Berikut beberapa metode yang dapat Anda lakukan buat melatih hewan burung beo yang agresif bisa berbicara. Atau lebih tepatnya bisa menirukan kata-kata yang seringkali diucapkan oleh manusia.

1. Melatih Hewan burung Menggunakan MP3

Salah satu metode yang terbukti ampuh adalah menggunakan suara audio. Anda bisa memberikan rekaman hewan burung beo yang agresif lainnya yang sudah pintar. Lalu Anda menyetel suara hewan burung beo yang agresif pintar di depan hewan burung beo yang agresif yang Anda latih.

Hal ini dilakukan secara rutin setiap harinya, sehingga hewan burung beo yang agresif dapat dengan cepat merekam semua suara atau sebagian suara dalam rekaman tersebut.

2. Memilih Waktu Yang Tepat

Anda juga harus memilih waktu yang tepat guna melatih hewan burung beo yang agresif. Lebih baik dilakukannya pada pagi hari sebelum jam 11.00, lalu di sore hari pada pukul 15.00 – 17.00. Saat latihan, Anda bisa sambil memberikan pakan seperti voer dan buah saat dikeluarkan dari sangkar. Lalu sangkar dikerodong sehingga hewan burung jadi lebih fokus.

Anda juga bisa memutar suara yang sudah telah Anda download. Anda dapat memakai handphone ataupun mp3 player. Suaranya haruslah yanh jelas serta tidak kencang tapi masih bisa terdengar hewan burung.

3. Membuat Jadwal Latihan

Anda bisa membuat jadwal latihan, seperti memberi latihan di pagi hari dapat selama 30 – 60 menit. Anda harus rutin dan melakukannnya setiap hari. Setelah latihan, Anda bisa membuka kembali kerodong dan memberikan pakan kesukaan mereka seperti buah atau bisa juga jangkrik.

Jika Anda ingin mengulangi pelatihan, sangkar haruslah dikerodong kembali. Lalu putarkan suara masteran selama 20 hingga 30 menit. Anda harus rutin melakukannya, terutama pada anakan hewan burung beo yang agresif, dalam waktu kurang dari seminggu anakan hewan burung bisa menghafal sebagian suara yang sudah dilatihkan.

4. Mengajari burung beo yang agresif dengan Cara Memancing Dengan burung beo yang agresif Lain

Melatih hewan burung beo yang agresif bicara bisa dilakukan menggunakan hewan burung beo yang agresif lainnya.

Terutama hewan burung beo yang agresif yang sudah pintar bicara. Tapi Anda harus memasukkannya kedalam sangkar yang terpisah, tapi harus digantung berdekatan. Hewan burung beo yang agresif yang telah dilatih bisa Anda kerodong separuh saja, cuma dibagian atas seperti cara penangkaran ciblek kebun.

Baca juga Penyebab, Ciri-ciri Burung Stres dan Cara Mengatasinya

5. Owner Melatih Langsung Burung Beo yang agresif

Saat melatih hewan burung beo yang agresif, lebih baik menggunakan kalimat yang sama dan diulang secara terus-menerus setiap harinya. Seperti kata Selamat Pagi, Halo Apa Kabar, Asalamualaikum dan lainnya.

Jadi selama melatih Anda harus menggunakan kalimat itu. Jangan Anda campur dengan kalimat baru sebelum hewan burung beo yang agresif sudah mampu mengikuti kalimat yang sudah Anda ajarkan. Jika kalimat yang Anda ajarkan terlalu susah, atau terlalu banyak katanya,

Ini akan membuat hewan burung beo yang agresif kesulitan untuk merekam materi pelatihannya. Jadi Anda harus harus fokus dulu terhadap satu, dua hingga tiga kata sederhana. Jika hewan burung beo yang agresif telah bisa menirukannya, setelah hari kemudian Anda bisa menambahkan materi baru.

6. Menggantung di Tempat Ramai

Anda bisa menggantung hewan burung di tempat yang ramai. Bisa di depan/ rumah ataupun di pinggir jalan. Dengan begini burung beo yang agresif bisa merekam suara-suara yang didengarkan di sekitarnya. Seperti suara dari tukang roti, tukang sate, atau tulang sayut yang lewat di depan rumah kalian.

Bahkan hewan burung beo yang agresif juga bisa menirukan suara anak kecil yang menangis ataupun ketawa. Atau juga menirukan suara sapaan, seperti permisi, asalamualaikum, spada, punteun, kulanuwun, dan yang lainnya.

7. Melatih Memakai Kata-kata Sopan

Beberapa hal yang perlu Anda cermati saat melatih hewan burung beo yang agresif yaitu kalimat yang diajarkan wajib mempunyai tata krama serta kesopanan. Sebab hewan burung beo yang agresif yang pintar, tapi mengucapkan kata yang cenderung kotor ataupun tidak sopan, akan menurunkan kualitas serta harga hewan burung peliharaan kalian.

Seperti manusia yang Anda ketahui jika sejak masih kecil telah mulai diajarkan untuk berbicara serta mengenali lingkungan disekitarnya. Ini juga berlaku pada burung beo yang mempunyai sifat yang agresif jika masih muda biasanya akan mempumai tingkat kecerdasan serta keberhasilan yang lebih besar.

Tapi hewan burung beo yang agresif yang telah dewasa masih dapat Anda latih buat menirukan suara manusia tapi tidak akan secepat hewan burung beo yang agresif yang muda. Tapi semuanya ini tetap tergantung kesabaran serta ketelatenan Anda masing-masing.

Lihat juga Gambar Burung

Penutup

Demikian yang dapat Sawal Walker bagikan, tentang 7 Cara Melatih Burung Beo Agresif dengan mudah. Sekian dan terima kasih telah mengunjungi www.sawalwalker.com, semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel burung berikutnya.

Leave a Comment